Menu

Gilded Space

Gilded Space Photo Henge Press

“Apa yang kita inginkan dari sebuah rumah?” Ini adalah pertanyaan yang ditanyakan Massimo Castagna untuk dirinya sendiri sebelum membangun Atelier di Via Della Spiga 7. Atelier yang berlokasi di tengah kota Milan ini diciptakan sebagai sarana untuk mengeksplorasi dunia interior dengan menampilkan pilihan produk interior yang bernilai tinggi. Selain itu, Henge ingin membuat sebuah ruang bagi para desainer dan arsitek untuk menciptakan sistem desain. Hal ini terlihat jelas dari tatanan dan dekorasi yang eksploratif dalam sebuah hunian khas Milan yang bersejarah. 

Instalasi adalah elemen yang paling menonjol di atelier ini, tiap ruang memiliki karya seni yang menjadi focal point. Sekilas desainnya seperti tema steampunk, dengan semua tone warna tembaga dan cita rasa industrial yang begitu lekat dari ruang ke ruang. Permainan cahaya lampu juga memberikan nilai yang lebih berarti bagi ruang pamer ini.

Banyak ide yang dapat dipetik dari rancangan atelier ini, salah satunya adalah penggunaan furnitur dengan desain yang cenderung berani, seperti bentuk sofa L dan coffee table. Beberapa perabot pun terlihat sangat menarik perhatian, seperti lampu-lampu gantung yang terletak pada ruang duduk dan ruang makan, serta pembatas ruangan berupa rak pajangan. Keunikan bentuknya sudah menjadi karya seni, tanpa perlu menambah aksesori artwork lainnya.

Diperlukan pematangan konsep yang mantap dan menyesuaikannya dengan karakter dan bentuk bangunan, untuk menggunakan furnitur seperti ini. Massimo cukup berhati-hati dalam menata furnitur tersebut di dalamnya. Ia tidak ingin membuat orang merasa penuh dengan banyaknya bentuk dan desain yang “abstrak”. Dirinya tetap membiarkan beberapa ruang dalam rumah tetap bersih, seperti area hallway atau lorong. Nyaris tidak terlihat pajangan atau perabot yang tidak perlu di area ini.

Palet warna yang mereka gunakan pun banyak mengarah kepada turunan warna cokelat, emas, chrome, hingga warna-warna natural, seperti abu-abu dan krem, terutama pada ruang besar seperti ruang duduk. Selain membuat ruangan terlihat elegan dan Modern, kombinasi warna ini tidak membuat mata lelah, terlebih dengan banyaknya perabot yang artistik.

Selain bentuk furnitur dan aksesori di satu sisi koridor, mereka juga terlihat “memainkan” tata cahaya. Sinar lampu yang berpendar dari sela-sela dinding atau pun lampu gantung membuat ruangan-ruangan di dalam bangunan ini seperti sebuah galeri. Penuh akan unsur drama. 

Tiap ruang dalam atelier ini memiliki karakternya sendiri, termasuk kamar tidur utama. Desainer merancang kamar ini dengan sentuhan yang sangt masa kini. Penggunaan tempat tidur bundar dengan tiga tiang mengelilinginya. Walau menata jenis tempat tidur seperti ini terkadang rumit, namun Massimo berhasil membuatnya terlihat menarik. “Apa yang tinggal bersama kita adalah lebih dari sekadar perabotan. Ini adalah teman travelling”, ceritanya. ia telah mendesain banyak ruang termasuk hunian-hunian pribadinya, semua memiliki rasa hangat, eklektik, informal, dengan atmosfer internasional. 

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top