Menu

Above Eleven, Mövenpick Resort Spa Jimbaran Bali

Above Eleven yang merupakan tempat makan yang terletak di rooftop Mövenpick Resort Spa Jimbaran Bali hadir dengan konsep unik.

Puas berkeliling Bali, bisa dilengkapi dengan makan malam spesial dengan pemandangan dari rooftop hotel dan melihat gemerlap lampu dan suasana tropis Jimbaran. Setelah sukses meluncurkan restorannya di Bangkok, kini Soho Hospitality Group membuka Above Eleven di rooftop Mövenpick Resort Spa Jimbaran Bali. Dengan konsep uniknya yaitu konsep park-in-the-sky yang terinspirasi dari taman-taman kota, Above Eleven memberikan pengalaman menarik sembari memberikan santapan yang lezat.

Memasuki area makan, Anda akan disambut dengan lantai dan furnitur yang dominan menggunakan kayu. Pilihan tempat duduk terbagi atas indoor dan outdoor, dengan kapasitas 258 kursi. Bila Anda ingin mencari sensasi baru, cobalah berjalan melalui terowongan tanaman hijau untuk sampai ke Gramercy Park, sebuah bar dengan konsep food truck yang trendi dan menyediakan minuman dan cocktail. Tidak lupa dengan tambahan aksen hijau daun dan rerumputan yang menambah kenyamanan ruangan.

Tak hanya interior yang menarik, Chef Renzo Vaccheli yang sudah berpengalaman bekerja di Peru, Jerman, dan London juga menawarkan Nikkei cuisine, perpaduan luar biasa antara budaya makanan Peru dan Jepang. Sajian makanan yang kreatif dan penuh warna dengan tekstur dan rasa yang kuat akan memanjakan seluruh indra Anda. Menu rekomendasi termasuk Anticucho Beef Heart, dan Tiradito Octopus yang dihidangkan langsung oleh Chef Renzo.

 

Read more...

Henshin, The Westin Jakarta

Kehadiran destinasi kuliner Henshin membuat lini hotel The Westin Jakarta selalu menjadi topik hangat untuk merasakan pengalaman bermewah di gedung tertinggi Jakarta. Setelah sukses menjalankan Seasonal Tastes, Henshin hadir sebagai restoran yang menawarkan santapan Jepang dan Peru, kedua penggabungan budaya menjadi referensi utama bagi Silver Fox Studio. Dinamakan henshin dengan bahasa Jepang yang berartian transformasi, firma interior asal Singapura ini mewujudkan esensi perubahan dengan merancang tempat makan bergaya Modern. Dengan menelusuri koridor, pengunjung akan diajak menuju lantai 67 tempat restoran tersebut berada. Lounge terbuka dikelilingi material alam mengambil inspirasi dari panorama pegunungan Peru, Machi Picchu.

Pengalaman lain yang ditawarkan pada area makan di lantai 68 dan 69 memberikan konsep dapur terbuka untuk menawarkan santapan khas Nikkei yang dikuasai oleh Chef Hajime Kasuga. Hidangan pembuka seperti ceviche clasico yang merupakan ikan bumbu lemon dan cabai Peru; dan henshin roll gabungan foie gras, udang goreng, kepiting pedas, unagi, dan alpukat yang disajikan dengan sambal khas perpaduan indonikkei adalah dua menu rekomendasi kami yang patut untuk dicoba.

 

Read more...

Box Living Indonesia: Galeri Volume II The Retrospective

  • Published in News

Koleksi terbaru dari Box Living Indonesia Galeri II yang bertajuk The Retrospective untuk meningkatkan kualitas hunian Anda.

Melihat banyaknya label furnitur internasional yang melakukan pemahatan di Indonesia, membuat Marcel Opstal dan Maya Basyroel sebagai lulusan arsitek untuk memulai karirnya dalam menawarkan produk furnitur dengan kualitas terbaik dari hasil tangan dalam negeri, dan diekspor kebeberapa negara. Memulai karirnya dari tahun 2008, keduanya mendapatkan banyak peminat dari hasil karyanya terhitung dari pasar internasional dan pasar lokal. Sehingga pada tahun 2015 keduanya membuka tirai untuk showroom pertamanya di Jl. Benda Kemang yang dinamakan Box Living.

To live it means to upgrade.” Ujaran Marcel Opstal di kediamannya saat menjelaskan visi Box Living, menurutnya kehadiran Box Living bukan hanya menjadi solusi untuk menciptakan hunian yang lebih ‘cantik’ namun Box Living dapat dikatakan sebagai platform interior desain untuk pemecahan ataupun jawaban bagi yang meningkatkan kualitas huniannya. Pun munculnya koleksi baru dari lini Galeri Volume II dengan tajuk The Retrospective.

 

Marcel Opstal menjelaskan peluncuran produk yang dilakukan pada tanggal 23 November lalu merupakan salah satu cara yang selalu diterapkan Box Living. “Me, my partner Maya Basyroel, and team are always develop Box Living as finding new language. Everyday we learn a new vocabulary.” Yang menjadi perbedaan dari koleksi Galeri Volume I yang bertajuk The Artisan, produk Galeri Volume II lebih memainkan palet warna halus dan memudahkan konsumen untuk mendekorasi ruangannnya.

Koleksi Galeri Volume II: The Retrospective memiliki 99 produk untuk menciptakan hunian yang lebih harmonis untuk ruangan dengan konsep kontemporer. Masing-masing produk dengan 8 perbedaan seri dapat rancang untuk melengkapi seluruh ruangan seperti area tamu, area keluarga, area makan, maupun ruang sanitary. Material hand-tooled solid brass, smoked eucalyptus veeners, dan solid onyx menjadikan produk baru dari lini Galeri Volume II: The Retrospective terlihat lebih glamor nan mewah bagi yang memahami tren pada abad 19 ataupun 20. “We looked back at late 19th to 20th century and reinterpreted those style in new, whimsical, and surprising ways for today upscale homes and public space.” Lanjut Marcel Opstal saat menjelaskan produk barunya. Klik disini untuk melihat hotel dengan palet warna tenang berkonsep industrial.

Read more...

Elite Grahacipta Celebrates 40th Anniversary

  • Published in Event

Memasuki usia 40 tahun Elite Grahacipta, L Shinta Gouw sebagai pelopor menceritakan kembali perjalanannya untuk terus bertahan hingga keterbukaan saat memasuki era dengan kemajuan digital.

Jika mengingat tahun 1977 di Indonesia, merupakan masa terjadinya perubahan regulasi, ataupun langkah pertama bagi beberapa sektor usaha dalam memulai bisnisnya. Hal yang sama bagi seorang gadis berusia 19 tahun yang baru mewujudkan keinginannya dalam merintis karir pada industri interior dengan menawarkan produk impor seperti lampu, aksesoris, dan glassware dari label tak dikenal pada butik kecilnya. Disaat menggerakan bisnisnya, L Shinta bertemu dengan Jimmy Gouw yang tidak hanya sebagai rekan kerjanya, namun sebagai pasangan hidupnya. “Saya menikahi Elite Grahacipta, sebelum saya menikahi suami saya.” Tuturnya saat hari perayaan perusahaan yang ke 40 tahun di kediaman megah Elite Grahacipta Kyai Maja.

Tak ada yang menyangka langkah awalnya ini diterapkan secara konsisten dengan kegigihannya dalam memajukan dan mengedepankan usahanya sebagai salah satu retailer furnitur terkemuka di Indonesia. Melewati waktu yang sangat panjang, L Shinta Gouw dan suaminya melakukan berbagai cara untuk meningkatkan kualitas Elite Grahacipta. “Selama 40 tahun kami telah mengubah fokus awal yang hanya membawa produk lini asing yang kami gantikan dengan produk kelas internasional, mengajak interior desainer ternama di Indonesia untuk menata showroom kami, serta selalu mengutamakan kualitas produk dan servis untuk mempertahankan konsumen kami.” Lanjut L Shinta Gouw.

Usia 40 tahun merupakan perjalanan panjang yang patut dirayakan dengan segenap rekan kerja ataupun para tamu istimewa. Pada kediaman Elite Grahacipta Kyai Maja ditanggal 22 November, L Shinta mendekorasi kembali setiap sudut showroom dengan memanfaatkan tim display in-house untuk menata gabungan produk yang dinaungii seperti Baccarat, Daum, Lladro, L’Objet, serta Mariner dengan masing-masing tema yang berbeda.

Dari umur yang sangat muda L Shinta Gouw memulai perjalanan karir dengan melewati banyaknya periode. Dan pada angka 40 tahun, dirinya tidak ingin stagnan dalam menjalankan bisnis yang digarapnya. Baginya menjalankan bisnis harus memiliki keberanian untuk melakukan perubahan ataupun terbuka dalam hal-hal baru. Melihat masa sekarang banyaknya perusahaan yang memanfaatkan artefak teknologi, L Shinta mewujudkan keterbukaannya dengan menghadirkan akun Instagram perusahannya @elitegrahacipta yang diharapkan dapat terus meningkatkan relasi baik antara para pelanggan maupun rekan lainnya. Klik disini untuk melihat perayaan satu tahun berdirinya Four Seasons Hotel Jakarta.

 

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed