Menu

How to Create a Wet Room

Saat ini masih banyak orang mempertahankan bathtub dalam kamar mandinya. Namun kehadiran shower room selalu diperlukan untuk melengkapi kebutuhan. Dengan seiringnya zaman, shower room mulai mengalami evolusi desain menjadi sebuah wet room.

Foto: Wet room model pintu kaca dorong seperti ini merupakan produk Agape, yang dapat dipesan di Ambiente
Foto: Wet room model pintu kaca dorong seperti ini merupakan produk Agape, yang dapat dipesan di Ambiente

Tidak kalah dengan bathtub, wet room juga memiliki tampilan yang menarik, sehingga kehadirannya sendiri dapat membuat ruangan terlihat elegan. Bahkan dengan teknologi yang semakin canggih, wet room dapat memberikan sensasi ritual mandi Anda terasa lebih menyenangkan layaknya spa. Sebelum menentukan seperti apa wet room yang akan Anda inginkan, simak beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merancang sebuah wet room.

Foto: Wet room dengan kaca panel dan perangkat kamar mandi dari Rexa Design
Foto: Wet room dengan kaca panel dan perangkat kamar mandi dari Rexa Design

FYI
Wet Rooms VS. Shower Rooms
Pada dasarnya wet room dan shower room adalah sama, namun wet room memiliki area lebih luas ketimbang shower room. Umumnya wet room tidak membutuhkan tray di bagian lantai ataupun pintu. Namun hal ini tergantung dari situasi dan kondisi ruangan. 

Wet room juga dapat disesuaikan dengan gaya Klasik, seperti keluaran Kohler berikut
Foto: Wet room juga dapat disesuaikan dengan gaya Klasik, seperti keluaran Kohler berikut

Kelebihan wet room:
Tampilan wet room terlihat sangat stylish dan sleek, sesuai untuk hunian Modern Kontemporer.
Merupakan solusi yang tepat untuk kamar mandi berukuran terbatas, karena tidak menghabiskan banyak tempat.
Karena bentuknya yang simpel, tentunya memudahkan Anda untuk membersihkannya.
Jika dikerjakan dengan baik, maka lantai di bawah wet room akan lebih kuat dari kamar mandi lain pada umumnya.

Kekurangan wet room:
Kehadirannya di kamar mandi berukuran kecil memang menguntungkan, namun pastikan Anda memperhatikan posisi rak handuk dan tissue agar tidak terkena cipratan air.
Sebaiknya Anda memanggil para ahli untuk mengerjakan pembuatan wet room agar tidak bocor dan membasahi area lain.
Wet room sebaiknya dilapisi tile dari lantai hingga ke dinding bagian atas, bahkan plafon sekalipun. Tentunya Anda harus memperhitungkan biayanya terlebih dahulu.
Mengingat area ini akan digunakan setiap hari, pastikan untuk rutin menjaga atau melapisi ulang material tile atau batu alam yang Anda gunakan tiap jangka waktu tertentu.

Untuk melihat foto inspirasi lainnya, baca artikel lengkapnya di edisi September 2013.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top