Menu

US&P ARCHITECTS

PT US&P Architects adalah sebuah perusahaan desain arsitektur yang didirikan pada tahun 2002. Dimotori oleh Her Pramtama, Timmy A Arthawardhana, dan Ferrari. Juga dibantu oleh Maya Indah Lubis. Salah satu hasil karyanya yang berupa masjid di Karawaci, Tangerang sangat memukau. Inilah ‘Blue MosqueIndonesia.  

 

Konsep Masjid Sari Asih?

Konsep arsitektur Masjid Sari Asih ini terinspirasi dari keindahan konsep arsitektur islami Persia. Lalu kemudian konsep tersebut kami gabungkan dan diberi sentuhan arsitektur Modern. Salah satunya adalah dengan penggunaan kaca pada bagian kubah utama, kubah kecil, dan menara masjid. Pun pada beberapa detail arsitektur lainnya. Untuk kubah utama, karena terbuat dari material kaca maka cahaya alami akan masuk pada siang hari. Sehingga muncul atmosfer dramatis. Ini membuat sebuah pengalaman ruang yang berbeda, terutama saat melakukan ibadah di dalamnya. Untuk konsep interiornya, kami mengadopsi interior bergaya Maroko terutama pada detail-detail plafon dan pintu-pintu utama masjid.

Proses desain? 

Rencana mewujudkan masjid ini dimulai pada tahun 2012. Pembangunannya memakan waktu dua tahun dan baru selesai tahun ini. Dimulai dari keinginan owner yang ingin mempunyai masjid dengan wujud atau tampilan seperti yang ada difoto sebuah koran. Sejak saat itu kami mulai meneliti dan mempelajari masjid tersebut. Ada beberapa proposal desain yang diajukan hingga yang terpilih menjadi seperti sekarang ini. Konsep masjid Klasik dengan penggunaan kubah kaca agar lebih Modern serta menjadi ikon baru bagi Kota Tangerang. Masjid ini secara fungsi tidak hanya digunakan untuk kegiatan beribadah, tapi juga menampung kegiatan yang menunjang fungsi rumah sakit. Rumah Sakit Sari Asih berada berseberangan dengan masjid. Kegiatan–kegiatan seperti pelatihan atau seminar perawat dan dokter. Bangunan yang mampu menampung 500 hingga 600 jamaah ini terdiri dari tiga lantai. Lantai semi-basement untuk ruang multifungsi, salat dan wudu, dan toilet. Lantai dasar untuk area salat pria. Lantai mezanin untuk area salat wanita.

Hal menarik dari sisi ekspresi bangunan? 

Poin menarik adalah mendesain sebuah masjid dengan penggunaan dome yang terbuat dari kaca. Ini terinspirasi dari gedung parlemen di Jerman, Gedung Reichstag. Penggunaan material keramik motif pada seluruh fasad bangunan luar dan seluruh dinding interior masjid. Serta dikombinasikan dengan ornamen islami dari kayu dan GRC cetak.

Pilihan warna biru? 

Warna biru merupakan 1 diantara 3 warna identitas dari Sari Asih Group. Biru juga mengandung makna yang dalam dari islam

Keinginan US&P Architect? 

Kami bermimpi untuk selalu menginginkan satu proyek masjid setiap tahunnya. Ini juga merupakan bagian program CSR kami. 

 

 

 

Read more...

Nataneka

Nataneka arsitek diprakarsai oleh Jeffry Sandy dan Sukendro Sukendar. Sejak tahun 1999, proyek arsitektur, interior, hingga lanskap mereka kerjakan dengan hasil yang selalu memukau. Sehingga membuat firma ini sering mendapat penghargaan dalam bidang desain.

Jeffry Sandy dan Sukendro Sukendar

Salah satu karyanya yang mengaggumkan adalah Masjid Al Akhdar, yang berada di Bekasi, Jawa Barat. “Konsep perencanaan Masjid Al Akhdhar dimulai dari pendekatan kontekstual lingkungan perumahan yang cukup asri. Sehingga kami mengangkat isu lingkungan hijau,” papar Jeffry, lulusan Arsitektur Universitas Trisakti, Jakarta. Nama masjid, Al Akhdhar artinya hijau. Ide desain Nataneka adalah membuat masjid menjadi bangunan yang menyatu dan beradaptasi dengan lingkungan hijau. Saat merancang, keduanya “bertemu” dengan tantangan yang cukup mendasar. Ialah lahan yang tidak beraturan. Ini menyebabkan bentukan massa bangunan harus melebar ke samping tidak memanjang ke belakang. Sehingga hanya memiliki delapan saf untuk beribadah.

Masjid Al Akhdar tidak memiliki kubah seperti masjid yang sering kita jumpai. “Saya ingin membuat sebuah masjid yang memiliki konteks terhadap lingkungan sekitarnya, dimana di dalam perumahan ini didominasi atap pelana,” papar Jeffry,”Sehingga saya mengambil bentukan atap pelana yang ditopang dengan modul struktur,” lanjutnya lagi. Uniknya repetisi struktur merupakan angka-angka yang ada dalam ajaran agama islam. 

 

Pencahayaan masjid terasa syahdu dan tidak berlebihan. Menurut sang desainer hal ini diharapkan menambah rasa khusyuk saat beribadah. Meskipun ada beberapa area yang menggunakan pencahayaan sendiri untuk membaca Al Quran. Pada bagian luar terdapat kolam pantul serta taman vertikal sehingga pandangan yang berada di dalam masjid akan tertuju kembali ke alam. “Pada dasarnya mendesain sebuah masjid merupakan bagian dari ibadah, dimana saya dapat menyumbangkan keahlian serta pengetahuan saya,” tutup Jeffry Sandy.

Read more...
Subscribe to this RSS feed